SEORANG KENALAN SAYA YANG PENSIUNAN pernah menaruh seluruh dananya dalam sebuah penawaran investasi yang sangat menarik, memberi harapan indah. Setahun pertama, semuanya baik. Tetapi kemudian, pengelola investasi tersebut kabur bersama seluruh dana milik orang banyak. Trilyunan Rupiah lenyap, dan hilang pulalah segala harapan, buyar semua angan-angan. Tak ada lagi masa pensiun yang bebas finansial.
Teman saya kehilangan semua uangnya.
Semua investasi memang mempunyai risiko, tetapi pada investasi bodong ada risiko kejahatan, atau Crime Risk yang sukar diprediksi. Tentunya semua bentuk investasi pertama kali ditawarkan sebagai alternatif yang bagus dan menjanjikan serta aman. Mana ada yang memulai penawarannya dengan bilang, "ini nanti bakal menghilang, jadi buru-burulah ambil duit selagi masih baru." ...eh, ternyata ada yang mengatakan begitu di antara para 'pemain' judi investasi, dan mereka benar-benar menaruh uang di sana sambil mengajak banyak temannya untuk melakukan hal yang sama...
Sebelum membahas tentang investasi bodong atau investasi bohong, mari kita perjelas dulu sesuatu. SEMUA investasi mempunyai risiko mendatangkan kerugian, tapi bukan berarti semua investasi itu bohong. Ada empat kemungkinan yang bisa terjadi pada suatu investasi yang merugi sampai bisa hilang semua.
Yang pertama, investasi dijalankan dengan hati-hati, sesuai dengan rencana, dan di atas kertas seharusnya akan dapat memberikan hasil yang baik. Tetapi terjadi sesuatu dalam ekonomi negara atau ekonomi regional, sehingga menjungkirbalikkan semua asumsi. Itu adalah kerugian dalam berinvestasi, dan tidak ada yang tahu akan terjadinya demikian. Bukan investasi bodong.
Yang kedua, investasi memang dijalankan pada pasar yang sangat berisiko, seperti pasar berjangka forex dengan tingkat leveraging yang tinggi, 100 kali lipat. Kenaikan sebesar USD $0,5 mendatangkan keuntungan atau kerugian sebesar USD $50. Ini adalah hal yang biasa, namun mungkin tenaga penjual broker berjangka tidak menjelaskan risiko ini dengan sejelas-jelasnya. Atau mungkin sudah dijelaskan, namun tidak dipahami nasabah. Yang terjadi, nasabah menandatangani formulir tanpa mempelajari isinya yang dibacakan oleh petugas legal perusahaan broker, serta dengan yakin mengatakan "ya saya mengerti" karena sudah membayangkan akan untung besar. Ternyata, rugi besar dan habislah semua dananya kena margin call.... Ini juga bukan investasi bodong.
Yang ketiga, investasi dijalankan dengan niat baik, namun terjadi kesalahan dalam manajemen. Terjadi mismanagement, karena ekspansi perusahaan investasi yang terlalu berlebihan. Atau, mungkin juga ada karyawan yang berniat buruk dan melakukan penyimpangan dalam kegiatannya untuk memperkaya diri, di luar pengetahuan pimpinan Perusahaan. Akibatnya, kesalahan menggulung seperti bola salju dan pada suatu hari tidak ada lagi dana untuk dibayarkan kepada para investor. Setelah terjadi kegagalan, perusahaan mungkin akan mengajukan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) ke Pengadilan Niaga, untuk membuat kesepakatan damai dengan para investor. Dimohon waktu untuk terus berusaha dan mengembalikan hutang yang ada, karena niat baik masih dipegang. Mungkin uang bisa dikembalikan, mungkin juga tidak -- karena siapa yang bisa menentukan hasil kinerja perusahaan di masa yang akan datang?
Yang sudah masuk ke Pengadilan Niaga dan membuat PKPU, bukanlah investasi bodong walau juga bikin Investor marah-marah.
Yang keempat, investasi dijalankan dengan rancangan semula memang untuk mengeruk uang dari masyarakat, sehingga nanti bisa dibawa lari. Di awal dibuat program pemasaran yang sangat menarik dan memanfaatkan kesukaan (baca: keserakahan) orang untuk mendapat keuntungan. Pemasaran yang dilakukan adalah dengan cara berjenjang, alias Multi Level Marketing. Isinya penuh dengan pesan "keamanan" seperti:
- Di dukung oleh perusahaan besar atau oleh tokoh ternama
- Mempunyai periode investasi pendek untuk memberikan imbal hasil investasi (mingguan, bulanan)
- Memberikan imbal hasil investasi yang pasti dan besar, bisa 5% per MINGGU. Sangat wow.
- Ada kesaksian-kesaksian dari orang-orang yang telah bergabung
Metode jaringan pemasaran seringkali memakai sistem biner atau dua kaki, dengan komisi diberikan dari turunan yang sangat dalam. Ada pertemuan rutin dalam banyak grup yang bersemangat memperoleh hasil, dan saat ini juga didukung oleh sistem e-commerce dan dompet elektronik yang diakses via situs web.
Banyak yang memakai promosi atau penawaran 'bisnis' yang dilakukan adalah segala macam pengembangan bisnis internet dan 'dot.com' berteknologi tinggi yang dikatakan bisa memberikan imbal hasil fantastis, yang hanya diketahui atau dipahami segelintir orang saja, dan belum ada regulasinya karena benar-benar baru. Semuanya terdengar canggih dan pada umumnya minim penjelasan detil. Kalaupun ada, penjelasan sangat sederhana dan sepertinya biasa saja, hanya memakai istilah yang baru. Pokoknya peserta ikut percaya sajalah.
Di balik miskinnya penjelasan, memang tidak banyak yang bisa dikatakan dalam kebohongan. Terlalu banyak penjelasan berarti risiko besar kebohongan terungkap, bisa-bisa dilaporkan ke OJK dan ke polisi sebelum sempat mengumpulkan banyak uang untuk di bawa kabur. Jika diperhatikan, banyak yang menggagas investasi bodong ini adalah warga negara asing. Mereka datang dengan penampilan perlente dan sangat meyakinkan, percaya diri, agak sombong dan tidak boleh dibantah. Tentunya, semua itu hanya akting, mereka bermain sandiwara dengan baik.
Apa yang terjadi di belakang layar?
Pada prinsipnya, yang dilakukan adalah menaruh sejumlah modal, untuk dibagikan kepada peserta awal. Semua orang yang pertama kali ikut akan mendapatkan "imbal hasil" sebesar yang dijanjikan dan menyebabkan kegemparan karena besarnya. Maka muncullah peserta-peserta berikutnya, sehingga uang yang masuk bisa dipakai untuk membayar investor yang lebih dahulu. Suatu skema dibuat untuk mempertahankan modal awal investasi tetap tersimpan. Orang-orang yang masuk hanya diberi bunga saja, lalu jika periode investasinya habis mereka ditawari perpanjangan dengan tingkat bunga yang lebih tinggi.
Berita tentang 'investasi' ini tersebar dengan cepat, dan peserta baru bertambah melalui situs web dan sekarang juga lewat aplikasi Android dan iOS. Mereka menaruh dana untuk menikmati bunga yang besar, sementara pokok modal terus terkumpul hingga mencapai triliunan.... dan tiba-tiba semua pengurus inti menghilang. Orang-orang asing itu tidak ada lagi. Yang tersisa hanyalah para leader lapangan yang turut kehilangan banyak uang, dan harus berurusan dengan polisi atas laporan dari investor marah yang mereka ajak masuk.
Investasi bodong ini merupakan bentuk yang lebih mutakhir dari skema Ponzi, dari nama Charles Ponzi yang berjualan perangko dengan 'keuntungan fantastis' yang menggiurkan, mengajak orang yang satu masuk dan dibayar oleh orang lain yang masuk belakangan, dan seterusnya. Bedanya, pada Ponzi tidak ada skema canggih untuk menahan dana pokok investasi.
Prinsip kerjanya masih sama: kekayaan orang yang pertama diberikan oleh kumpulan uang dari banyak orang yang masuk belakangan, sementara produk asli atau investasi asli tidak besar serta tidak memberikan imbal hasil seperti yang dibayangkan. Alhasil, bisa dibuat kesan keberhasilan investasi yang mengagumkan, yang di dunia dikenal dengan istilah High Yield Investment Product (HYIP)
Dengan pertumbuhan ekonomi dunia rendah, sebenarnya tidak sukar untuk memperkirakan imbal hasil investasi. Indonesia mempunyai pertumbuhan ekonomi 5% per tahun, suku bunga repo Bank Indonesia berkisar di 4,75% per tahun, semua ini dimungkinkan dengan inflasi sekitar 3% saja. Tingkat kredit berkisar 11% per tahun, besar obligasi berkisar 8% per tahun, dan besar imbal hasil saham bervariasi.
Soal saham, ada dua sumber yaitu keuntungan dividen sesuai kinerja perusahaan dan keuntungan capital dari kenaikan harga saham. Ada saham yang harganya meningkat dengan pesat dalam satu periode tertentu, tapi tidak ada yang terus menerus naik. Jika dirata-rata, imbal hasil saham dalam lima tahun terakhir ini belasan persen per tahun, dengan tingkat perubahan turun naik yang besar. Jika dikelola jual-beli dengan baik, bisa mendapat capital gain hingga 40% per tahun -- itu dengan risiko juga kehilangan 40%-60% modal.
Taruhlah saham tertentu bisa memberikan imbal hasil rata-rata 18% per tahun, itu berarti rata-rata 1,5% per bulan.... ini perhitungan yang amat disederhanakan, karena kenyataannya perubahan nilai investasi sangat dinamis, tidak linear. Peningkatan 1,5% per bulan saat ini sudah bagus. Bagaimana orang berharap pasti mendapat 5% per bulan?
Ada program yang mengikuti produk keuangan seperti asuransi unit link yang dibuat berjejaring, tetapi perhatikanlah bahwa 'keuntungan' yang diperoleh sebagian besar berasal dari aktivitas menjual dan berjejaring untuk memperbesar basis pembeli yang jadi penjual. Dalam iklannya dikatakan bahwa ini adalah program menabung -- padahal sama sekali bukan -- di asuransi unit link yang didukung grup perusahaan besar, dengan memberikan imbal hasil pasti lebih besar daripada yang diberi oleh bank. Imbal hasil itu MUNGKIN besar, tetapi TIDAK DIJAMIN dan dalam prakteknya memberi imbal hasil jauh dari yang dipromosikan!
Jika bicara tentang asuransi unit link, ingatlah bahwa:
- Hasil investasi tidak dijamin
- Nama besar grup perusahaan tidak menjamin hasil
- Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja yang akan datang
- Jika keuntungan diperoleh dari jaringan, maka ada biaya akusisi besar untuk pemasaran
- Jika biaya akuisisi besar, maka dana yang diinvestasikan jadi kecil sekali di tahun pertama
- Jika dana yang diinvestasikan kecil, maka kemungkinan manfaat Asuransi juga kecil
- Keuntungan diperoleh HANYA jika network marketing terus dijalankan dan terus membesar
- Apa yang diperoleh bagian besarnya bukan dari asuransi atau investasi, melainkan dari jaringan
- Padahal, tidak ada manfaat spesifik apapun yang diberikan kepada jaringan, selain "peluang bisnis" yang membuat cara pemasaran seperti ini juga merupakan suatu kebohongan juga.
Perusahaan memang resmi, tetapi produk asuransi jiwa juga bisa dibuat sebagai objek dari skema piramida Ponzi, di mana yang diperoleh sebagian besarnya berasal dari bergabungnya orang-orang lain di bawah dirinya.
Catatan penting: dengan keluarnya POJK tentang tata kelola perusahaan asuransi, cara pemasaran demikian tidak lagi boleh dijalankan karena tidak sesuai dan melanggar UU Tentang Perasuransian. Kalau masih menemukan program network marketing yang money game dijalankan, silakan melapor ke OJK....
Investasilah di tempat berinvestasi yang benar dan resmi dan aman. Kalau mau investasi di Asuransi Unit Link, pilihlah produk yang memang dikhususkan untuk berorientasi investasi dan mempunyai manajemen risiko yang baik dari Agen dan Perusahaan Asuransi yang melayani Anda....
Thank You and Good article Investasi Bodong this time, hopefully can benefit for you all. see you in other article postings.
You are now reading the articleInvestasi Bodong with the link address https://carabersamakudenganadil.blogspot.com/2017/03/investasi-bodong.html
Sign up here with your email

ConversionConversion EmoticonEmoticon